1. Mengelola perencanaan produksi berdasarkan forecast permintaan, termasuk kebutuhan mesin, bahan baku, dan tenaga kerja.
2. Menyusun dan mengontrol Master Production Schedule (MPS) serta Material Requirement Planning (MRP) untuk memastikan kelancaran proses produksi.
3. Mengelola persediaan bahan baku dan barang jadi agar tetap optimal sesuai target produksi dan kebutuhan operasional.