1. Menyusun perencanaan produksi yang mencakup kebutuhan mesin, bahan baku, bahan pendukung produksi, dan sumber daya manusia untuk memastikan kelancaran operasional.
2. Mengawasi seluruh aktivitas produksi agar berjalan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) serta memastikan pencapaian target produksi yang telah ditetapkan.
3. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap proses maupun hasil produksi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas produksi.
4. Menyusun laporan hasil produksi, kualitas produk, permasalahan yang terjadi, serta tindakan perbaikan yang dilakukan, serta berkolaborasi dengan seluruh unit kerja untuk mencapai KPI, target perusahaan, visi, misi, dan budaya perusahaan.