1. Memastikan Dan melakukan Migrasi IP VLAN di POP ke OCD. 2. Mengidentifikasi ID VLAN yang ada (seperti VLAN manajemen atau operasional) agar tidak terjadi bentrok (collision) dengan konfigurasi dari ISP baru. 3. Melakukan pemetaan ulang port trunk yang menghubungkan perangkat core ke ISP untuk memastikan tag 802.1Q tetap terjaga selama transisi. 4. Mengatur tagged dan untagged port pada perangkat seperti Cisco atau MikroTik guna mengarahkan trafik sesuai segmen barunya.